Formulir Kontak

 

Dua Sisi

pict : tumblr.com
Seringkali apa yang terjadi tidak sama dengan apa yang diharapkan. Bahkan membingungkan, apa yang diterima ini wujud dari nikmat ataukah bentuk uji ketaqwaan. Karena seringkali manusia sibuk berbangga dengan wujud kebaikan yang kecil dan kemudian berbangga dengan nikmat yang ia terima sesudahnya. Dan dengan angkuhnya berkata, ‘wah, ini karena amalku yang ku lakukan tadi pada orang lain’. Dan masih banyak lagi. Tak terkecuali dengan apa yang dimiliki dan diamalkan. Banyak yang merasakan itu sebuah nikmat padahal itu ujian akankah kita mampu membagi nikmat tersebut untuk orang lain atau tidak. Dilain sisi bisa jadi itu sebuah nikmat yang harus disyukuri. Dan layaknya jika kita dapatkan nikmat kebaikan itu silahkan untuk ‘Berbagi dan Disyukuri’..
Berbicara tentang ini, satu nasihat yang ingin saya sampaikan untukku dan untukmu : Lupakan. Lupakan apa saja yag telah engkau berikan untuk orang lain. Jadikan sebuah amal sebagai wujud perbaikan. Jadikan sebuah amal wujud dari rasa syukur kita. Wujud kecintaan kita pada Rabb kita. Dan wujud salah satu langkah kedepan mendekati puncak keikhlasan. Selalu belajar ikhlas dengan apa yang tertunaikan. Karena bisa menjadi ikhlas itu karena proses pembelajaran.
Dan apa yang diterima, kenali  sebab akibatnya. Akankah itu hasil dari perbuatan buruk kita, ataupun sebaliknya. Sekali lagi, kenali sebab akibatnya.. (Catatan)
#MuhasabahDiri

Total comment

Author

Unknown

0   komentar

Cancel Reply